Rebalas Pedia - hai, nama saya momes, beberapa tahun lalu, saya mengunjungi Harbin selama musim dingin terdingin. Kota itu tertutup salju tebal, dan udaranya tajam dan kering.
Berjalan menyusuri jalan, segalanya terasa sunyi dan hening - semacam keheningan yang datang bersamaan dengan cuaca dingin ekstrem. Saya datang sebagai turis, tertarik pada arsitektur kota dan sejarahnya. Satu situs khususnya menonjol di peta: Museum Unit 731.
Unit 731 adalah bekas fasilitas militer rahasia yang dioperasikan oleh Tentara Kekaisaran Jepang selama Perang Dunia II. Tempat ini berfungsi sebagai basis penelitian untuk senjata biologis. Di dalamnya, berbagai eksperimen dilakukan pada manusia (studi tentang radang dingin, infeksi yang disengaja dengan penyakit, dan pembedahan hidup-hidup).
Ribuan orang, banyak di antaranya warga sipil dan tawanan perang, tewas akibatnya. Museum ini terletak di lokasi asli kompleks tersebut. Suasananya tenang, dengan sedikit papan tanda dan tidak ada musik latar.
Pencahayaannya redup, dan banyak area bangunan dibiarkan dalam kondisi aslinya. Pameran ini meliputi foto, dokumen, dan peralatan medis yang diawetkan. Pada suatu saat, seorang pemandu menunjuk ke sebuah tangga menuju ke bawah tanah dan berkata, "Terowongan itu mengarah ke sel tahanan.
Kau boleh turun sendiri kalau mau." Saya memilih untuk pergi. Tangga berderit saat aku turun. Terowongan itu sempit, dindingnya lembap. Udaranya lebih dingin daripada di atas. Saya punya senter, tetapi sinarnya lemah dan berkedip-kedip.
Air menetes terus menerus dari langit-langit, dan suara langkah kaki terdengar samar-samar di setiap langkah. Tak lama kemudian, aku mendengar suara langkah kaki di belakangku. Aku menoleh, namun tak melihat siapa pun. Saya berasumsi itu mungkin pengunjung lain atau gema. Saat terus berjalan maju, aku mendengar suara lain... Samar-samar, mungkin sebuah suara.
Mirip dengan bisikan pelan, tidak jelas "Ahma." (mungkin ibu dalam bahasa Mandarin) Aku terdiam sejenak. Suara itu berhenti. Lalu aku mendengar sesuatu yang terdengar seperti hembusan napas pelan di dekat telingaku. Pada saat itu, saya berbalik dan berjalan kembali menaiki tangga.
Kembali di gedung utama, saya menceritakan kepada seorang staf tentang apa yang saya alami. Dia tidak tampak terkejut. Dia berkata, "Banyak orang mendengar hal-hal di terowongan itu. Beberapa hal tetap ada, bahkan ketika sudah hilang.
" Tidak ada penjelasan lebih lanjut. Saya meninggalkan museum tak lama setelah itu. Meskipun saya tidak mengaku mengerti apa yang saya dengar atau rasakan, kunjungan ke Unit 731 meninggalkan kesan, bukan melalui kengerian atau sandiwara, tetapi melalui beban sejarah yang terdokumentasi dan ruang yang terlestarikan.
Ini adalah pengingat tentang apa yang mampu dilakukan manusia dan mengapa beberapa tempat harus dilestarikan, bukan dilupakan. Marilah kita mengingat dan melangkah maju dengan penuh tanggung jawab. Mengirimkan Cinta dan Kedamaian ke dunia.
Sumber: yourghoststories.com

Komentar
Posting Komentar