Super Langka! Katak Ini Memiliki Mata dalam Mulutnya

Rebalas Pedia - sebuah taman rumah di Ontario, Kanada, seorang siswa sekolah menengah bernama Deidre menemukan seekor kodok betina dengan kondisi anatomi yang sangat tidak biasa.

Hewan tersebut memiliki sepasang mata yang terletak di langit-langit mulutnya, bukan di sisi kepala seperti kodok pada umumnya. Fenomena langka ini kemudian menarik perhatian fotografer Scott Gardner, yang datang untuk mendokumentasikan temuan tersebut.

Hasil pemotretannya menjadi rujukan penting dalam literatur biologi hewan dan kini dikenal luas sebagai contoh nyata dari makromutasi — yaitu perubahan besar dalam regulasi genetik yang menyebabkan pembentukan struktur tubuh yang berbeda secara ekstrem dari bentuk normal.

Para ilmuwan menafsirkan kondisi ini bukan sebagai hasil dari proses evolusi yang terarah, melainkan akibat gangguan besar dalam tahap perkembangan embrio.

Salah satu kemungkinan penyebab yang diajukan adalah infeksi parasit yang mengganggu mekanisme pertumbuhan jaringan, sehingga organ mata berkembang di lokasi yang keliru.

Menariknya, catatan penelitian menunjukkan bahwa meskipun posisi matanya sangat tidak lazim, kodok tersebut masih mampu melihat ketika mulutnya terbuka.

Hal ini menegaskan betapa kompleks dan tak terduganya proses perkembangan biologis — bahwa struktur vital seperti mata dapat tumbuh di lokasi yang sama sekali tidak konvensional namun tetap mempertahankan sebagian fungsi dasarnya.

Sumber: [Cambridge University Press — Excerpt]

Komentar