Kawah Meteor Arizona: Jejak Tabrakan Kosmik di Gurun Amerika

Rebalas Pedia - Di tengah bentang tandus Arizona Utara, terbentang sebuah kawah raksasa yang sekilas menyerupai bekas letusan gunung berapi.

Namun kenyataannya, formasi geologis ini bukanlah hasil dari aktivitas vulkanik, melainkan akibat tabrakan dahsyat sebuah meteorit dari luar angkasa. Sekitar 50.000 tahun yang lalu, sebuah objek luar angkasa yang terdiri dari nikel dan besi menghantam permukaan Bumi dengan kecepatan tinggi.

Tabrakan ini melepaskan energi setara dengan 20 juta ton TNT—lebih dahsyat dibanding banyak senjata nuklir modern—dan menciptakan kawah selebar 1,2 kilometer serta kedalaman sekitar 170 meter dalam hitungan detik.

Kawah ini kini dikenal sebagai Meteor Crater atau Barringer Crater, dan dianggap sebagai salah satu kawah meteorit paling terjaga serta paling terpelajari di dunia.

Dimiliki oleh keluarga Barringer, kawah ini terletak tidak jauh dari kota Flagstaff dan Winslow, serta menjadi destinasi wisata ilmiah yang menarik bagi para penggemar astronomi, geologi, dan sejarah alam.

Pengunjung dapat: Berdiri di tepi kawah dan mengagumi skala kerusakan yang ditinggalkan oleh tabrakan kosmik ini, Menjelajahi museum sains dan ruang angkasa yang menampilkan artefak serta potongan meteorit asli, Mengikuti tur berpemandu untuk mempelajari lebih dalam tentang sejarah geologis dan dampak meteorit terhadap Bumi.

Menariknya, NASA pernah menggunakan kawasan ini sebagai lokasi pelatihan astronot dalam program Apollo, karena karakteristik kawah yang menyerupai permukaan Bulan.

Meteor Crater bukan sekadar fenomena geologis yang menakjubkan, tetapi juga menjadi pengingat akan kekuatan luar biasa dari alam semesta dan kerentanan planet kita terhadap peristiwa kosmik di masa lalu maupun yang akan datang.

Sumber: Barringer Space Museum & US Geological Survey

Komentar